JAKARTA- Ancaman sakit gangguan jiwa terhadap para pengungsi Gunung Merapi tak boleh dipandang sebelah mata. Bila diabaikan dapat dipastikan korban akan mulai berjatuhan.
“Pemerintah punya kewajiban memperhatikan kesehatan psikologis para pengungsi,” tegas psikolog Tsani B Hermawan saat berbincang dengan okezone di Jakarta, Minggu (31/10/2010).
Tsani tidak memungkiri kebutuhan dasar pengungsi harus lebih diutamakan ketimbang pemulihan trauma bagi para pengungsi. Namun hal itu tidak berarti penanganan trauma bagi pengungsi boleh diabaikan.
Sebab akibatnya bisa fatal. Yaitu memicu trauma berkelanjutan serta depresi. “Baik pada pengungsi anak maupun orang dewasa,” ungkapnya.
Penanganan pada pengungsi anak, sambung Tsani, lebih mudah dilakukan. Pasalnya daya adaptif mereka lebih baik ketimbang orang dewasa. Dengan diajak bernyanyi, bermain, dan menonton film, trauma yang mereka alami bisa hilang dengan sendirinya.
Situasi berbeda terjadi pada pengungsi dewasa. Bagi mereka diperlukan penanganan lebih serius. Seperti pembuatan group support serta konseling. Pemberian fasilitas hiburan juga bisa membantu para pengungsi sejenak melupakan musibah yang menimpanya.
“Orang-orang yang tertimpa bencana besar biasanya mudah panik. Perubahan-perubahan prilaku ini yang harus kita amati, karena tidak semua orang mengalami hal serupa,” tukasnya.
Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan
Kamis, 04 November 2010
Selasa, 04 November 2003
SBY Nasehati Pengungsi untuk Jaga Kesehatan
JAKARTA- Presiden Susilo Bambang Yudoyono tiba posko pengungsian Purwobinangun sekira pukul 08.30 WIB. SBY tiba 15 menit, setelah wedhus gembel keluar lagi pagi tadi.
Bersama Ibu Negara Ani Yudoyono, SBY kompak mengenakan pakaian dengan warna coklat. Tampak sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu jilid II mendampingi seperti Menkopolhukam Joko Suyanto, Menpora Andi Malarangeng, serta Bupati Sleman Sri Purnomo.
Dalam kesempatan ini SBY sempat melakukan dialog dengan beberapa warga. SBY juga menasihati warga pengungsi agar tetap menjaga kesehatan mereka. “Yang penting dijaga kesehatan karena ini membutuhkan waktu yang lama,” ucapnya kepada salah seorang pengungsi, Rabu (3/11/2010).
Pantauan okezone, lokasi pengungsian mendadak ramai. Para korban pengungsi penasaran ingin melihat dari dekat orang nomor satu di Negeri ini. Sebelumnya, Presiden SBY juga disambut oleh anak-anak warga sekitar dengan menggunakan bendera merah putih.
Bersama Ibu Negara Ani Yudoyono, SBY kompak mengenakan pakaian dengan warna coklat. Tampak sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu jilid II mendampingi seperti Menkopolhukam Joko Suyanto, Menpora Andi Malarangeng, serta Bupati Sleman Sri Purnomo.
Dalam kesempatan ini SBY sempat melakukan dialog dengan beberapa warga. SBY juga menasihati warga pengungsi agar tetap menjaga kesehatan mereka. “Yang penting dijaga kesehatan karena ini membutuhkan waktu yang lama,” ucapnya kepada salah seorang pengungsi, Rabu (3/11/2010).
Pantauan okezone, lokasi pengungsian mendadak ramai. Para korban pengungsi penasaran ingin melihat dari dekat orang nomor satu di Negeri ini. Sebelumnya, Presiden SBY juga disambut oleh anak-anak warga sekitar dengan menggunakan bendera merah putih.
Langganan:
Postingan (Atom)